IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Perenang Cilik Padang Panjan Melaju Tingkat Nasional

Perenang cilik Padang Panjang ketika menerima hadiah. Diskominfo
Perenang cilik Padang Panjang ketika menerima hadiah. Diskominfo
PT GITO PERDANA SEJAHTERA
PADANG PANJANG -

Atlit renang tingkat Sekolah Dasar (SD) asal Kota Padang Panjang , Wahyu Dian Alfath, berhasil meraih juara 1 di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Sumatera Barat. Kini, Wahyu giat berlatih untuk mewakili Sumatera Barat di ajang yang sama di tingkat nasional.

Jelang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional di Kota Semarang 26 Agustus mendatang, Wahyu Dian Alfath (11 tahun) makin giat berlatih.

Dibimbing oleh Nafrizal sang ayah yang juga merupakan pelatih renang, Wahyu digembleng untuk memiliki ketahanan fisik yang prima, serta kecepatan saat berenang. Latihan yang dijalani berlangsung setiap Senin hingga Kamis pukul 4 sore, selama 2 jam di Pemandian Lubuk Mata Kucing.

Meskipun menggunakan peralatan latihan fisik yang tergolong sangat sederhana, wahyu tidak mempermasalahkannya. Dua botol air mineral 500 ml yang diisi dengan pasir digunakan untuk melatih kekuatan otot tangan. Kemudian dua dirigen air berisi dua setengah liter, digunakan untuk melatih kekuatan otot tangan dan paha.

Zal memanfaatkan peralatan sederhana itu dengan alasan karena tidak mempunyai biaya untuk membeli perangkat latihan fisik.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Saya gak punya duit untuk membeli barbel, ungkap Zal, Ayah dengan 7 anak itu. Kendati demikian sang ayah tak pernah merasa habis akal. Zal memiliki prinsip " Indak Kayu Janjang Dikapiang". Apapun akan dia lakukan untuk menyalurkan bakat dan potensi sang anak.

Zal juga harus pintar - pintar mengakali asupan gizi untuk Wahyu. Karena selain wahyu masih ada enam orang anaknya yang harus dia fikirkan kebutuhannya. Terkadang, Zal mesti memberi pengertian kepada anak nya lain, bila dalam porsi makan, Wahyu berlebih dari yang lain.

" Bila saya beli satu potong ayam, setengahnya saya beri untuk Wahyu dan setengahnya lagi untuk bersama,"

Disamping itu, untuk asupan dalam meningkatkan stamina, wahyu biasanya hanya diberikan ramuan tradisional yaitu madu dan susu kambing."Pagi minum susu herbal dan madu, lalu sebelum tidur susu herbal dan madu," ungkap sang ayah.

" Saya tetap semangat menyalurkan bakat anak, meski dibalik itu saya harus bersusah payah,"

Editor :
Sumber : Diskominfo
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH