3.Memberikan informasi yang jelas terkait ketentuan undang-undang dan peraturan pemerintah sehingga tidak menimbulkan salah paham dari pihak-pihak yang berselisih . Penjelasan informasi yang jelas dan akurat tentu akan membuat para pihak memahami apa maksud yang ingin disampaikan.
4.Mengabungkan komunikasi verbal dan non verbal
Komunikasi sangat penting penyampaian dengan kata-kata dengan diiringi gerakan tubuh seperti gerakan mata dan gerakan mulut dengan senyuman yang sopan.
Peran mediator tentu yang sangat penting dalam keberhasilan proses mediasi . Keberhasilan proses mediasi ditentukan oleh teknik mediator dalam menciptakan terjadi proses komunikasi yang efektif , karena mediator akan memegang kendali dan mempunyai strategi yang mampu menciptakan kesepakatan damai. Pada dasarnya seorang mediator berperan sebagai penegah yang membantu para pihak menyelesaikan perselisihan hubungan industrial yang akan diselesaikan.
Pada hakikatnya komunikasi yang efektif yang digunakan oleh seorang mediator hubungan industrial dalam menyelesaiakan perselisihan hubungan industrial melalui proses sidang mediasi akan menghemat waktu, minumbulkan rasa nyaman, rasa saling menghargai ,tenang serta sabar dalam mencarikan solusi bagi pihak pekerja maupun pihak pengusaha yang berselisih dan akhirnya penyelesaian dapat diselesaikan dengan negosiasi yang komunikatif untuk mencapai kesapakatan damai kedua belah pihak. (***)







