Wako menyampaikan, tanpa guru tidak akan ada orang pintar dan jujur di negara ini. Untuk itu, Pemko Bukittinggi tidak hanya meningkatkan sarana prasarana sekolah, tapi peningkatan kompetensi guru tetap jadi prioritas.
"Untuk itu, kami minta PGRI buat program untuk kegiatan pelatihan dan InsyaAllah Pemko Bukittinggi siap membantu itu, namun tetap sesuai aturan dan administrasi yang jelas.
Baca juga: 900 Guru Pendidikan Al-Qur'an di Bukittinggi Terima Insentif,Sekaligus Mendapat Pendidikan peningkat
"Saya tidak akan ragu untuk pembangunan bidang pendidikan ini," tegasnya.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Kegiatan ini dihadiri Ketua PGRI Sumbar, Darmalis, Kacabdin wilayah I Disdikbud Sumbar, Mardison, Kadisdikbud Bukittinggi, Melfi Abra dan perwakilan Kemenag Bukittinggi. Dari konferensi PGRI ke 22 itu.Peserta konferensi mengamanahkan jabatan ketua kepada H.Heru Astanawa.(yus)
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor:
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Medio Agusta dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





