PADANG PANJANG - Memasuki new norml, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Padang Panjang Disnakertrans Sumbar kembali mendidik calon tenaga trampil di berbagai bidang. Diharapkan usai pelatihan mereka bisa masuk dunia kerja atau melakukan usaha sendiri.
Kepala UPTD BLK Padang Panjang Disnakertrans Sumbar Suryadi Boy, Minggu (28/6/2020) ketika dihubungi menyebutkan, saat ini, ada dua paket Pelatihan Jurusan Menjahit yang lagi melakukan pelatihan. Pelatihan berlangsung di BLK Padang Panjang dan peserta tinggal di Mess BLK.
Disebutkan Boy, setiap paket pelatihan diikuti 16 orang peserta. Jadi, kedua peket pelatihan menjahit ini diikuti 32 peserta.
Para peserta berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar. Kali ini, peserta pelihan menjahit datan dari Kabupaten Pasaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang.
"Semua biaya ditanggung pemerintah melalui sumber Dana APBN di BLK Padang Panjang dengan 2 Paket menjahit dari tanggal 12 Juni s/d 20 Juli 2020," sebut Boy.
"Dan sejak berakhirnya PSBB dan memasuki new normal BLK tidak lagi jadi lokasi karantina, pelatihan tenaga kerja bisa kita lakukan kembali," sebutnya.
Kegiatan pelatihan dilakukan dengan sumber dananya dari APBD maupun APBN. Dana APBD Provinsi Sumbar, itu semuaya merupakan dalam bentuk Pokir dilaksanakan dengan pola MTU. Sedangkan dana APBN dilaksanakan dengan pola Institusional dan MTU. Hms-Sumbar/MR
Editor :






