Bayi malang itu, diserahkan Anto ke masyarakat Pakan Labuah, ia beralasan menemukannya di Penurunan Tambuo pada Minggu (7/6).
Sesaat setelah diserahkan, pelaku ngotot ingin mengadopsi bayi itu. Beberapa kali Anto menyampaikan permintaan untuk mengadopsi bayi itu ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakan Labuah Aiptu Khaidir.
Anto meminta agar, ia harus diprioritaskan dalam mengadopsi bayi itu, karena ia yang pertama menemukan. Alasan Anto waktu itu, kakaknya keguguran dan bayi ini cocok sebagai gantinya.
Permintaannya itu tak akan dikabulkan begitu saja, karena proses adopsi cukup rumit. Selanjutnya bayi perempuan tersebut dibawa Polsek Bukittinggi ke Rumah Sakit.
"Saat ini kedua pelaku masih diperiksa dan kasus ini tengah didalami oleh Polsek Bukittinggi, keduanya tampak sangat menyesali perbuatannya dan tak henti menangis," pungkas Kapolsek. (Yus)
Editor :






