IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Sanggar Kilau Aksara dan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumbar Ajak Gen Z Menulis Cerita Rakyat Minang

Sanggar Kilau Aksara dan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumbar Ajak Gen Z Menulis Cerita Rakyat Minang
Sanggar Kilau Aksara dan Balai Pelestarian Kebudayaan Sumbar Ajak Gen Z Menulis Cerita Rakyat Minang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Dalam pemaparan materinya, Yusrizal KW mengajak para peserta untuk menelusuri nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat di lingkungan peserta. Peserta dibimbing untuk menggali dan menemukan ide-ide kreatif dari berbagai kampung asal, seperti Sijunjung, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Payakumbuh, Batusangkar, dan Lima Puluh Kota.

“Dasar dalam menulis ulang cerita rakyat adalah cerita rakyat yang pernah didengar peserta dari daerah asalnya,” ujar Yusrizal KW.

Lebih lanjut, Yusrizal KW menjelaskan bahwa banyak cerita rakyat yang belum diketahui oleh masyarakat. Selama ini masyarakat Minangkabau hanya mendengar cerita rakyat yang populer, seperti Malin Kundang. Bahkan, Gen Z mengakui bahwa mereka bahkan tidak membaca cerita rakyat itu, mereka hanya tahu judulnya saja. Padahal, banyak sekali cerita rakyat yang harus mereka ketahui, yang telah beredar di tengah-tengah kehidupan masyarakat Minangkabau, terutama cerita rakyat dari kampung asal peserta.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ria Febrina, Ketua Pelaksana menyatakan bahwa revitalisasi cerita rakyat ini merupakan langkah penting dalam merawat cerita rakyat Minangkabau sebagai warisan budaya takbenda.

"Kegiatan ini diharapkan dapat memberi nyawa baru pada cerita rakyat Minangkabau dengan mengangkat cerita rakyat yang langka, yang belum dikenal luas oleh masyarakat," ujar Ria Febrina.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH