Menurut Wako, Bukittinggi memiliki dua cagar budaya nasional, yaitu, Jam Gadang dan SMAN 2 Bukittinggi.
Pada tahun 2026 ini, Jam Gadang genap berusia 100 tahun. Untuk memperingati momen langka ini, sejumlah kegiatan akan dilaksanakan dengan meriah, katanya.
Untuk itu, Wako mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat, untuk pelaksanaan serta memeriahkan peringatan 100 tahun Jam Gadang. Terutama dari Kementrian Kebudayaan.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Dalam momen peringatan 100 tahun Jam Gadang, akan dilaksanakan seminar internasional, yang mendatangkan pembicara Menteri Kebudayaan, Fadlizon dan juga Duta Besar Belanda. Selain itu juga akan dilaksanakan seminar nasional dengan pembicara Gubernur Yogyakarta dan juga Gubernur DKI Jakarta. Hasil seminar ini akan dihasilkan sebuah buku, yang bisa menguatkan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan dan berhak menyandang status daerah istimewa atau daerah khusus,” ungkap Ramlan, saat jumpa Pers tersebut.Lebih lanjut Ramlan Nurmatias, menjelaskan, dari 3 hingga 7 Juni 2026 Pemko Bukittinggi bersama International Minangkabau Literacy Festival (IMLF), akan melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan bertemakan literasi. Lebih dari 250 delegasi dari 38 negara, akan hadir dan meriahkan peringatan 100 tahun Jam Gadang.
Editor : Medio Agusta






