IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Terkait Insiden Peluru Nyasar, Ini Keterangan Resmi Universitas Negeri Padang

Suasana di depan Rektorat UNP saat insiden peluru nyasar atau rekoset, Selasa tanggal 2 Juni 2026 sekitar pukul 5 sore. Foto: Ist/ganto.co
Suasana di depan Rektorat UNP saat insiden peluru nyasar atau rekoset, Selasa tanggal 2 Juni 2026 sekitar pukul 5 sore. Foto: Ist/ganto.co
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PRESS RELEASE

UNIVERSITAS NEGER PADANG TERKAIT PERISTIWA PELURU REKOSET

Padang — Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni 2026 sekitar pukul 5 sore, telah terjadi peristiwa kecelakaan berupa peluru rekoset (peluru nyasar) yang diperkirakan berasal dari lokasi Latihan Tembak TNI di Lapai, yang berjarak 800 meter dari kampus Induk Universitas Negeri Padang (UNP) Air Tawar Padang.

Akibat peristiwa kecelakaan ini menyebabkan dua korban terkena peluru tersebut yakni Nova Wirantika (25 Tahun) mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP dan Guruh Guino (bukan mahasiswa UNP) yang merupakan teman dari salah seorang mahasiswa UNP. Kedua korban dalam posisi duduk bersama dengan teman-temannya di alun-alun depan Rektorat UNP.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Rektor UNP Krismadinata yang saat itu berada di sekitar TKP, langsung turun tangan dengan menghubungi pihak Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol dan Komandan Batalyon 133, termasuk KABINDA serta Polsek Padang Utara untuk berkoordinasi terkait dengan peristiwa, disaat bersamaan Tim medis UNP segera melarikan korban ke Rumah Sakit terdekat RS Hermina Padang dengan menggunakan ambulans UNP untuk penangganan segera.

Dalam penanggganan kecelakaan pihak Pangdam Tuanku Imam Bonjol sangat bertanggung jawab mulai dari Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada, Kasdam, Danrem, Dandim, dan staf TNI lain serta beberapa dokter TNI hadir di RS Hermina untuk memberikan pertolongan segera dan juga ikut menggawal proses tindakan medis kepada kedua korban. Selain itu pihak pimpinan UNP Rektor, Wakil Rektor, Sekretaris Universitas dan Direktur Kemahasiswaan dan Alumni juga hadir di RS Hermina.

Korban Guruh Guino telah ditangani oleh tim medis di RS Hermina dan dipindahkan untuk proses pemulihan di RS Tentara (RST) Reksodiwiryo Ganting Padang. Sedangkan korban mahasiswa UNP Nova Wirantika harus menjalani operasi malam ini, karena selongsong peluru masih bersarang di paha kirinya, sampai berita ini diturunkan selongsong peluru yang bersarang pada paha korban telah berhasil dikeluarkan, dan pihak pimpinan UNP dan Pangdam beserta jajarannya masih berada di RST.

Pihak TNI melalui juru bicaranya Brigjen TNI Heri Prakosa akan melakukan investigasi terhadap kasus ini dan akan mencarikan solusi agar peristiwa ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Karena tidak akan lagi latihan menembak lagi di sekitar kampus UNP Air Tawar dan pihak TNI juga menyatakan akan menanggung semua pembiayaan atau perawatan sampai korban sembuh.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH