Ia juga aktif di organisasi sosial Hok Tek Tong (HTT) atau Himpunan Tjinta Tjeman dan kerap membantu kegiatan sosial, termasuk proses kremasi jenazah.
Sejak 2010, Hok Seng mengabdikan dirinya sebagai pelatih angkat berat dengan penghasilan sederhana. Meski hidup tak lagi semewah masa kejayaannya, ia tetap bangga karena sang anak, Pretty Meri, mengikuti jejaknya sebagai atlet wushu tingkat umur.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hamdanus berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. “Semoga amal ibadah almarhum H. Munandar Maska diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Untuk Hok Seng, semoga tenang di sisi Yang Maha Kuasa,” tutupnya. (**)
Editor : Marjeni Rokcalva







