“Kita juga membangun sistem redundansi untuk memastikan jika satu jalur jaringan terganggu, masih ada jalur lain sehingga layanan publik tidak berhenti. Selain itu, kita juga memanfaatkan cloud server dari Kemkomdigi sebagai bagian dari efisiensi dan keamanan data,” ujar Kurniawan.
Di ranah aplikasi, Kurniawan katakan jika Pemko Payakumbuh telah memiliki MyKOPAY sebagai sistem terintegrasi yang menjadi tulang punggung berbagai layanan.
Ada E-Kinerja untuk penilaian kinerja pegawai secara objektif, E-SPPD untuk perjalanan dinas, SiPENTING untuk penanganan stunting, Sipedati untuk PKK dan dasawisma terintegrasi, hingga SiPADUKO untuk puskesmas.
Pada 08/10/2024 lalu, ujar Kurniawan, telah dilakukan soft launching MPP Digital Kota Payakumbuh.
Editor : Medio Agusta






