Suara dari masyarakat terdampak disampaikan Ayu Dasril, yang menceritakan pengalaman warga menghadapi proyek geotermal di Gunung Talang sejak 2017. Ia mengungkapkan bahwa sosialisasi awal dilakukan tanpa ruang musyawarah yang setara.
“Penyampaian waktu itu bukan musyawarah, tapi intimidasi. Kami tidak paham apa itu geotermal, tapi dipaksa menerima,” ujarnya.
Menurut Ayu, berbagai upaya masyarakat untuk mencari penjelasan dan menyuarakan penolakan tidak mendapat respons. Aksi massa yang melibatkan ribuan warga bahkan berujung bentrokan dengan aparat.
Kawal Kebijakan Lingkungan
Pegiat HAM Gustika Jusuf menegaskan bahwa isu lingkungan tidak bisa dipisahkan dari persoalan hak asasi manusia. Ia menyoroti menyempitnya ruang kebebasan sipil akibat kriminalisasi dan pembungkaman terhadap suara kritis.
Editor : Marjeni Rokcalva






