Hamdanus turut mengapresiasi kinerja tim monitoring dan evaluasi (monev) Pelatprov serta para pelatih yang telah ditetapkan oleh masing-masing pengurus provinsi cabang olahraga.
“KONI tidak ada nilai kalau tidak berprestasi. Bapak dan ibu pelatih yang diminta KONI untuk membina atlet adalah mereka yang memiliki pengalaman nasional maupun internasional, sehingga ditetapkan oleh Pengprov masing-masing,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh pelatih untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan KONI dalam mempersiapkan atlet menuju prestasi puncak.
Terkait dukungan anggaran, Hamdanus mengakui bahwa dana Pelatprov saat ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi. Namun pihaknya akan berupaya menambah dukungan melalui APBD Perubahan serta sumber pendanaan lain.
Editor : Marjeni Rokcalva






