Sementara itu, pakar pemasaran dari Universitas Putra Indonesia YPTK, Dr. Vicky Brama Kumbara menilai upaya ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan daya saing gambir Sumbar di pasar internasional.
“Ini berita baik untuk petani gambir di Sumbar. Penetapan HS Code spesifik perlu didorong agar komoditas gambir bisa naik kelas di pasar internasional,” ujar Vicky.
Menurutnya, HS Code spesifik akan membuka peluang bagi premiumisasi, diversifikasi olahan, dan penetrasi ke industri bernilai tinggi seperti kosmetik, farmasi, dan pangan yang memerlukan standar mutu ketat dan traceability.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
“Dengan HS Code yang tepat, gambir tidak lagi dipandang sebagai komoditas bahan baku murah. Ini juga membuka ruang kuat untuk membuat komoditas gambir memiliki branding, harga lebih baik, dan pasar yang jauh lebih luas,” pungkasnya. (Adpsb/bud)
Penulis / Wartawan: Editor
Editor: Marjeni Rokcalva
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Editor dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





