"Ketahanan pangan adalah kepentingan bersama, dan distribusi pupuk bersubsidi harus tepat sasaran. Kami akan terus melakukan pengawasan ketat agar tidak ada lagi penyimpangan dalam penyaluran pupuk bagi para petani," tegasnya.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Dengan terungkapnya kasus ini, diharapkan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Lima Puluh Kota dapat lebih terkontrol dan benar-benar sampai kepada petani yang membutuhkannya.(Do)
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Medio Agusta dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





