Sementara Kepala Dinas Kominfo Suryadi mengatakan, kunjungan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas Kominfo Bukittinggi dan sebagai bahan perbandingan bagi awak media dan diskominfo kota Bukittinggi untuk meningkatkan peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Peran media sangat signifikan dalam mendukung program pemerintah daerah. “Kami tidak ada arti apa-apa tanpa bantuan dari media,” ungkap Suryadi.
Dikatakannya, kolaborasi antara Diskominfo Bukittinggi dengan RRI setempat, yang kini telah beralih dari fokus siaran udara ke platform online. “Dulu, RRI hanya dikenal sebagai radio udara. Sekarang, dengan perkembangan teknologi informasi, RRI telah merambah ke dunia digital. Kami juga terus berupaya mengikuti perkembangan ini,” lanjutnya.
Kunjungan ini bertujuan untuk menggali pengalaman dan inovasi yang telah diterapkan RRI Pekanbaru, terutama dalam menghadapi era digital. “Harapan kami, kunjungan ini dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi pengembangan media di Bukittinggi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk informasi yang lebih luas dan efektif,” ungkap Suryadi.
Kedepannya, Kominfo Bukittinggi berharap dapat menjalin kerjasama yang lebih erat dengan RRI Pekanbaru, khususnya dalam hal pemberdayaan konten lokal dan pemanfaatan platform digital.
Pada kesempatan itu,ikut menambahkan Ramon Arisa Putra, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Bukittinggi, dengan nenjelaskan kunjungan studi ini merupakan bentuk apresiasi kepada RRI sebagai media yang sudah bertransformasi menjadi media online.
“RRI adalah media yang paling tua, tetapi kini sudah bertransformasi ke platform digital. Setiap menit, kontributor RRI selalu mengisi portal berita online,” jelas Ramon.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara RRI Pekanbaru dengan Pemkot Bukittinggi, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat dalam penyampaian informasi strategis kepada publik.
Lembaga penyiaran publik RRI (Radio Republik Indonesia) adalah media tertua yang perannya sangat penting dan berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan RI ketika itu, dengan slogannya ” Sekali di Udara tetap di Udara “.
Editor : Medio Agusta






