IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Petahana Bertumbangan, Pilkades Serentak Sawahlunto Berlangsung Demokratis Dan Kondusif

Sembilan Desa di Kota Sawahlunto menyelenggarakan Pilkades Serentak. Pilkades berlangsung demokratis , aman dan kondusif. (Foto : Ilustrasi Iyos)
Sembilan Desa di Kota Sawahlunto menyelenggarakan Pilkades Serentak. Pilkades berlangsung demokratis , aman dan kondusif. (Foto : Ilustrasi Iyos)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA
SAWAHLUNTO - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang diselenggarakan di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, pada hari Rabu, 17 Mei 2023 telah usai. Dari pantauan lapangan, Pilkades berlangsung demokratis, aman, serta terkendali, meski ada kekecewaan yang dirasakan para calon kades kalah serta petahana yang bertumbangan.
Berdasarkan informasi perolehan suara sementara dari Kantor Dinas Sosial PMD PPA kemarin, hasil elektoral Pilkades dibeberapa desa terjadi kejutan dimulai dari Desa Tak Boncah, semula petahana Yusri yang digembar-gembor bakal menang harus menyerah ketika suara memihak kepada Arben dengan perolehan 167 suara sedangkan Yusri hanya 114 suara dan terancam tak bisa lagi menggunakan jengkol tanda jabatan Kades didadanya.
Nasib serupa juga dialami Syahril, petahana dari Desa Silungkan Oso, dia dikalahkan calon kades Ferdinal dengan meraih 235 suara dengan meninggalkan petahana yang hanya memperoleh 130 suara. Beralih ke Desa Silungkang Tigo, terjadi persaingan ketat antara Fidel yang meraih suara 339 dikalahkan sosok Cakades perempuan Nelly Efrita dengan jumlah 353 suara.
Hendri,S.IP, petahana dari Cakades Kubang juga harus menerima kekalahan telak dengan perolehan suara 191 sementara rivalnya Yulhendri Efendi meraih suara terbanyak 280 suara. Hendri, yang digadang-gadang akan kembali menang untu ketiga kalinya tetpaksa harus juga melepas jengkol kades dari dadanya.
Pemilihan Kades Serentak 2023 juga menjadi pusat perhatian banyak pihak seperti yang terjadi di Desa Sikalang pertarungan head to head antara petahana Edi Narwin Daulai dengan Lambang Wicaksono dimenangkan oleh Lambang dengan perolehan suara 586 suara sedangkan Erwin hanya bisa mengumpulkan suara 420 suara. Jengkol jabatan kadespun harus lenyap dari dada Edi Narwin Daulai.
Cakades Desa Salak Jeri Rizal juga mengukir sejarah baru, selaku pemenang dengan perolehan suara 294, mengalahkan Yunda Nasri peraih suara kedua 155 suara. Kemudian Pilkades Talawi Hilia yang diprediksi dimenangkan oleh Pausil Misbah jadi kenyataan, dia menang dengan perolehan 739 suara jauh meninggalkan pemenang kedua jumlah suara Al Mukhlis yang mampu mendulang 233 suara.
Terakhir, hasil Pilkades Desa Tumpuk Tangah jumlah suara dibabat Rudi Guslianto dengan 703 suara mengalahkan Cakades peraih suara kedua terbesar Muhardis dengan 336 suara.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Perlindungan Perempuan Anank ( PMD PPA) Efrianto, S.Sos, MM kepada beritaminang.com mengatakan, bahan yang terekpose kemedia ini belum ditetapkan sesuai ketentuan peraturan pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2023. Dengan demikian, katanya, hasil ini merupakan bersifat sementara sebelum ditetapkan secara resmi.
Jangan Jumawa Jadi Raja Kecil
Dengan banyaknya kejutan dalam Pilkades yang berlangsung kemarin (17/5), banyak pihak mengingatkan agar para calon Kepala Desa yang baru menang bertarung untuk tidak jumawa alias sombong dan congkak sehingga tidak menimbulkan persepsi menjadi calon raja-raja kecil di Desanya.
"Yang menang jangan jumawa, tapi tunjukan jiwa besarnya untuk merangkul yang kalah. Kelak jika sudah memikul tanggungjawab setelah dilantik tolong selalu membangun koordinasi dengan kecamatan masing-masing. Hormati Pemerintah Daerah, dan jangan pula seperti raja-raja kecil yang pongah." Ungkap Hermanto, salah seorang warga Desa Muaro Kalaban. (Iyos)

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH