Padang Aro - Begitu cinta dan untuk ingin mengetahui kondisi masyarakatnya secara pasti, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda, boyong beberapa OPD Pemda Solsel, Forkompinda Solsel serta instansi fertikal menjumpai masyarakat di Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari.
Melalui Medan jalan yang sangat sulit serombongan mobil dari Tim Safari Ramadan (TSR) 3 Pemda Kabupaten Solok Selatan terus melewati jalan tanah yang dikelilingi hutan dan medan jalan yang sulit terus menuju lokasi kegiatan.
Tepat beberapa menit sebelum waktu berbuka, dengan kabut tebal yang melekat di kendaraan, akhirnya rombongan TSR Kabupaten Solok Selatan tersebut sampai jua dengan selamat di Masjid Baiturrahmah Kampung Baru, Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batanghari, Kab. Solok Selatan, Sabtu (8/4/2023) kemarin.
Tabuh berdentang, waktu berbuka telah datang. Haus, lapar, dan rintangan jalan selama kurang lebih 6 jam perjalanan (dari Padang Aro) agaknya terbayarkan sudah, ketika merasakan nikmatnya teguk air dan gurihnya kudapan.
Padahal jalan yang ditempuh untuk sampai ke Kampung Baru Lubuk Ulang Aling itu bukan hanya karena melewati kebun sawit dan jalan tanah saja, tapi juga harus berputar terlebih dahulu memasuki Kabupaten Dharmasraya, dan kemudian baru menuju ke Lubuk Ulang Aling.
Sedangkan kendaraan roda empat haruslah menggunakan double gardan melalui Lubuk Ulang Aling Tengah.
"Alhamdulillah rombongan safari Ramadan tiba dengan selamat. Ribuan terima kasih kami ucapkan atas kedatangan ini, dan mohon maaf yang sebesar-besarnya sambutan kami begini adanya dengan kondisi masjid yang masih belum sempurna dan megah," kata Pengurus Masjid Baiturrahmah Kampung Baru.
Berselangnya waktu, tarawih pun tiba. Bersama antusias dan ramainya masyarakat Kampung Baru Lubuk Ulang Aling, TSR Kabupaten Solok Selatan melangsungkan salat Isya dan tarawih berjamaah.
Di saat menunaikan ibadah salat tarawih tiba-tiba hujan mengguyur Kampung Baru Lubuk Ulang Aling dan sekitarnya. Saking lebatnya hujan yang disertai angin kencang dan petir itu, lampu pun mati. Di saat berlangsung khidmatnya ibadah itu pengurus masjid pun harus menghidupkan genset.
Editor :






