IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dibutuhkan Untuk 26 Sekolah Lagi Guru Tamu Untuk Mengajarkan Muatan Lokal PKBAM dan PUPB

Photo : Dok Kominfo Bkt
Photo : Dok Kominfo Bkt
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Dalam rangka implementasi Visi Walikota Bukittinggi yakni "menciptakan Bukittinggi Hebat berlandaskan Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah" maka dibuatlah Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Karakter Budaya Alam Minangkabau (PKBAM) dan Program Unggulan Pendidikan Bukittinggi (PUPB) aqidah/akhlak, fiqih, Bahasa arab dan sejarah Nabawiyah.

Kurikulum muatan lokal (Mulok) ini disusun dengan melibatkan ninik mamak, bundo kanduang, tokoh tokoh masyarakat, dan UNP, ujar Plt Kepada Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi Jeki S.Kom.M.Si dalam percakapan dengan media ini,Sabtu,( 11/03) di Bukittinggi.

Menurut Jeki, pelaksanaanya di sekolah diajarkan oleh guru kelas pada jenjang SD dan guru yang serumpun pada SMP.

Lalu untuk mempraktekkan apa yg telah diajarkan guru tersebut, maka didatangkanlah guru tamu yang berasal dari

LKAAM, Bundo kanduang, GNPF, HMI dan tokoh-tokoh agama yang ada di Kota Bukittinggi, ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Tercatat Guru Tamu yang berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan

Muatan Lokal ini 67 orang, teridiri dari 33 orang Guru Tamu PUPB dan 34 orang Guru Tamu PK-BAM.

Sementara jumlah sekolah Negeri dan Swasta di Bukittinggi mencapai 80 sekolah, terdiri

dari 65 SD dan 15 SMP. Seluruh sekolah tersebut, telah menerapkan kegiatan Muatan Lokal PK-BAM dan

PUPB, Namun baru 54 sekolah yang terakomodir dalam Penyediaan Guru Tamu, yaitu 33 orang Guru Tamu PUPB dan 34 orang Guru Tamu PK-BAM, sehingga dibutuhkan untuk 26 sekolah lagi ungkap Jeki.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH