SAWAHLUNTO- Guna mempersiapkan waktu satu tahun sebelum 14 Februari 2924, Bawaslu Kota Sawahlunto selenggarakan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif yang diikuti 70 peserta dari unsur media, kaum milenial setingkat SLTA, kalangan komunitas, kaum difabel serta organisasi, di Khas Ombilin Hotel, Selasa (14/2/2023).
Ketua Bawaslu Dwi Murini,S.Pd.M.Pd menyampaikan, menghadapi Pemilu 2024 peran masyarakat disemua lini berkewajiban untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya pemilihan umum mendatang. Salahsatu yang harus diawasi adalah soal data dan proses pemilihan serta siapa yang berhak dan tidak berhak memilih.
Pengawasan masyarakat sangat diperlukan bekerjasama dengan Bawaslu sebagai institusi penyelenggara Pemilu. Hal ini dibutuhkan dikarenakan disetiap desa dan kelurahan hanya ada 1 pengawas Pemilu. Seperti diketahui, sebutnya, pengawasan yang lebih utama dilakukan adalah bagaimana mencegah jangan sampai terjadinya kecurangan baik dalam proses maupun dalam penyelengaraan Pemilu 2024.
Sementara, Sekretaris Bawaslu Maghfirawati Aldila,SE menginformasikan, kegiatan ini melibatkan 70 peserta dari berbagai unsur terdiri dari kalangan wartawan, kaum milenial yang didominasi siswa -siswa tingkat SLTA/Pramuka, kaum difabel, dan unsur masyarakat lainnya. Hadir dalam kegiatan ini Fira Hericel, S.Sos, Komisioner Divisi Hukum Dan Pengawasan, dan Arlin Junaidi, S.Pt, Komisioner Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa.
Launching Jemarinu Awasi Pemilu
Dalam konteks ini, lanjut dia, penggunaan media sosial di Indonesia cukup besar. Tetapi media sosial saat ini masih menjadi sumber utama untuk mendapatkan informasi sekaligus menjadi sumber hoax. Dalam kerangka ini, masyarakat harus berhati-hati menggunakan jemarinya agar tidak menimbulkan informasi-informasi yang negatif yang akan berdampak terhadap Pemilu damai dan berintegritas 2024.
"Inilah fokus kami untuk melunching jarimu awasi Pemilu sekaligus uji coba portal jarimu awasi Pemilu. Sekaligus mendeklarasikan Pemilu damai dan berintegritas tahun 2024." Pungkasnya.(Iyos).







