PADANG - Sivitas akademika Universitas Negeri Padang sebagai pelopor pengembangan sains dan teknologi perlu selalu mengembangkan ilmu dan teknologi dalam kaitannya dengan akidah Islam dan sebaliknya pengajaran agama Islam dengan dasarnya adalah ilmu.
Rektor Universitas Negeri Padang, yang diwakili oleh Wakil Rektor III Drs. Hendra Syarifuddin, M.Si, Ph.D. menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan Fakultas Teknik pada Jumat (10/11) pagi ini secara virtual yang diikuti oleh pimpinan dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.
Pada kesempatan itu, Wakil Rektor III Drs. Hendra Syarifuddin, M.Si, Ph.D.menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaanUstaz Dr. Syafrudin Halimi, Lc., M.A. yang juga dosen Fakultas Syariah UIN Padangsebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan secara virtual.
Dalam ceramahnya dengan topik "Akidah Islam dalam Pengembangan Ilmu dan Teknologi", Ustaz Dr. Syafrudin Halimi, Lc., M.A.menjelaskan bahwa akidah Islam mendorong pengembangan sains dan teknologi serta akidah yang sesat atas dasar taqlid, takahyyul dan khurafat dapat menghambat sains dan teknologi.
Lebih lanjut Ustaz Dr. Syafrudin Halimi, Lc., M.A. mengemukakan bahwa akidah Islam itu adalah rasional sehingga dapat dikatakan bahwa bentuk kaitan antara Sains dan Teknologi adalah sama-sama ilmu pasti.
Pada kesempatan itu Ustaz Dr. Syafrudin Halimi, Lc., M.A. juga menambahkan bahwa perlu pengajaran agama dengan dasarnya adalah ilmu dan juga perlu membangun peradaban yang rahmatan lil alamin.
Menurut Ustaz Dr. Syafrudin Halimi, Lc., M.A. kita berpikir tentang ciptaan Allah tak ada batasnya sehingga ilmu itu tak ada batasnya dan berkembang terus karena maha besarnya dan luar biasanya ciptaan Allah tersebut. (ET)
Editor :






