PAINAN - Wisata kuliner merupakan salah satu daya tarik bagi pengunjung ketika mendatangi kawasan wisata. Melihat potensi tersebut, Komunitas Kuliner Pesisir Selatan (Pessel) mengadakan event kuliner dengan tema "Pasisia Night Culinary" setiap hari Rabu di Taman Sipora Painan.
Tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan kuliner Pessel dan juga untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha kuliner yang ada. Sebab, dampak yang dirasakan sangat besar dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat .
Ketua Komunitas Kuliner, Erviela Desarta, S.Sn., Senin (11/10) mengungkapkan, kegiatan Kuliner malam ini sudah ke 3 kali diadakan. Awalnya di depan rumah dinas Bupati dan sekarang di Taman Kota. Dimana pada kegiatan ini selain untuk menambah daya tarik kota Painan untuk wisatawan agar bisa berkunjung dan menginap di Pessel juga meningkatkan pendapatan pelaku usaha kuliner Pessel.
"Pada kegiatan ini pengunjung juga disuguhi makanan khas Pessel juga hiburan musik. Alhamdulilah selama kegiatan pendapatan pelaku usaha meningkat penjualannya," ujarnya
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel Hadi Susilo mengparesiasi gebrakan yang telah dibuat oleh Komunitas Kuliner Pessel dengan membuat event kuliner setiap Minggunya dari sore hingga Malam. Ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung dan menginap di Pessel.
Kemasan makanan yang disajikan kepada wisatawan tidak terlihat cantik. Padahal jika dikemas lebih baik menambah daya tarik dan meningkatkan harga makanan.
"Dinas selalu memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha kuliner dengan tujuan agar mampu meningkatkan ekonomi dengan meningkatnya penjualan," ujarnya
Hadi menerangkan salah makanan khas Pessel adalah rendang lokan ,gulai ikan karang, gulai pisang, dan lainnya yang mwrupakan makanan khas dari Pesisir Selatan.
"Karena itu kita mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha kuliner di Pessel ikut mempromosikan keberadaan wisata kuliner, dengan produk pangan lokal yang ada di wilayanya.Banyak kuliner khas Pessel seperti pinungkuk, palai, rendang lokan, dan lainnya," ujarnya
Editor : Berita Minang






