LOUMEER Cake, nama yang menjadi usaha rumahan mantan head teller di sebuah bank swasta, Melda Dharma, S.Ak. Bekerja di bank selama delapan tahun, akhirnya dia memutuskan untuk resign demi menjalani peran ibu sepenuhnya di rumah.
Melda membulatkan tekadnya berhenti bekerja di tahun 2016, agar bisa menjalankan peran ibu untuk anaknya yang saat itu baru menginjak usia 6 tahun.
Setelah berhenti bekerja, Melda sempat merasa agak kebingungan di rumah. Biasanya memiliki kesibukan, namun saat itu hanya menjadi ibu rumah tangga. Akhirnya Melda memutuskan untuk membuka usaha kuliner, belajar dari ibunya yang suka memasak kue untuk di rumah.
Melda terus mencoba membuat kue dengan try and error. Berkat dukungan dari suami, Melda berhasil membuat kue dengan rasa yang pas menurutnya dan suami. Awalnya merintis Bread Pa-Pa Roll yang ingin dijadikannya sebagai oleh-oleh dari Padang Panjang.
Pada tahun 2018 Melda mencoba mengisi snack box di suatu kantor. Berawal dari itu, Melda akhirnya mendapatkan beberapa orderan di berbagai perkantoran dan semakin dikenal orang dan terus belajar untuk mendapatkan kualitas yang bagus.
Sampai saat ini Loumeer Cake memiliki dua divisi dengan dibantu tiga karyawan dan satu keuangan. Berproduksi di dapur rumah yang kecil dan memanfaatkan ruangan di rumah, nama Loumeer Cake semakin dikenal masyarakat luas.
Divisi pertama snack box, sudah mengisi banyak perkantoran mulai dari kantor pemerintah daerah, bank, kantor instansi vertikal dan hotel, dengan minimal order tiap harinya sebanyak 300 kotak.
Kedua yaitu produk retail, seperti brownis bakar, kue kering, bolu gulung, puding buah, dan dessert box serta berbagai macam kue lainnya, dengan banyak pelanggan.
"Untuk mempertahankan kualitas, kita selalu menggunakan bahan premium. Untuk mengambil selera pasar, kita gunakan kemasan yang semenarik mungkin dan bentuk kue yang selalu terbaru. Dan kita selalu berusaha berbeda daripada yang lain," ujar Melda mantap.
Editor : Berita Minang






