Tuan dan Puan yang budiman, selain afiks derivasi , di dalam bahasa Indonesia juga terdapat afiks infleksi zero. Secara paradigmatik, ada tiga afiks infleksi aktif-pasif yakni afiks infleksi meN-, di-, zero . Jadi, jika pada verba aksi proses (verba tindakan) 'beli, cari, beri' (misalnya) ditimbulkan afiks infleksi meN-, di-, zero , hasilnya adalah membeli, mencari, dibeli, dicari, beli, cari' seperti pada kalimat berikut.
(2) Dia mencari anaknya.
(3) Rumah itu dibeli oleh dia.
(4) Anaknya dicari oleh dia.
(5) Rumah itu kami beli (beli)
(6) Anaknya kami cari (cari).
Tuan dan Puan yang budiman. Kembali pada persoalan awal, bahwa dalam bahasa Indonesia dari kajian morfologi derivasi dan infleksi terdapat afiks derivasi zero () serta afiks infleksi zero (. Dengan demikian, nomina 'gergaji, kunci, pagar, pahat' berbeda entitasnya dengan verba 'gergaji, kunci, pagar, pahat' karena sudah memiliki afiks derivasi zero (tidak tampak tetapi ada). Selain itu, afiks infleksi zero juga dapat dilihat pada bentuk verba 'beli, cari' dalam bandingannya dengan 'membeli, mencari, dibeli, dicari' seperti dijelaskan sebelumnya. Semoga bermanfaat. Terima kasih.







