Dalam kajian linguistik dunia, khususnya dalam kajian morfologi, kita mengenal keberadaan morfem zero (morfem kosong). Konsep morfem zero yang dikemukakan para ahli bahasa sangat penting untuk menjelaskan berbagai morfem secara paradigmatik dalam bahasa-bahasa di dunia. Keberadaan morfem zero dalam kajian linguistik di dunia dipengaruhi oleh filsafat sebagai induknya ilmu.
Apa yang dimaksud dengan morfem zero? Ya morfem kosong. Secara sederhana dapat dipahami bahwa morfem zero adalah morfem yang tidak tampak; morfem yang tidak ada. Morfem yang tidak ada itu adalah sesuatu yang ada sebagai sebuah morfem. Semakin bingung? Mari diikuti penjelasan berikutnya.
Bertolak dari kajian ilmu filsafat, dapat dipahami bahwa (1) sesuatu yang ada tersebut adalah sesuatu yang ada (tampak) dan (2) sesuatu yang ada tersebut adalah juga sesuatu yang tidak ada (tidak tampak). Ketika pemahaman tersebut dikaitkan dengan keberadaan morfem dalam bahasa di dunia, morfem tersebut adalah (1) morfem yang ada (morfem yang tampak) dan (2) morfem yang tidak ada (morfem yang tidak tampak maksudnya). Bukankah sesuatu yang tidak tampak tersebut tidak berarti tidak ada? Oh maaf, semakin bingung nih.
Coba jelaskan secara sederhana saja! Apa maksudnya sesuatu yang ada adalah ada dan sesuatu yang tidak ada juga adalah ada?
Tuan dan Puan pembaca yang budiman. Secara sederhana dapat dijelaskan berikut ini. Ketika Anda mengundang teman untuk hadir dalam suatu acara di rumah Anda, teman tersebut mungkin saja menyampaikan dua hal. Pertama, saya akan hadir, jika saya tidak sedang dinas keluar daerah (dimaknai sesuatu yang ada). Kedua, saya tidak hadir, jika saya sedang dinas keluar daerah (dimaknai sesuatu yang tidak ada). Akan tetapi, kedua hal tersebut (baik yang ada atau hadir maupun yang tidak ada atau tidak hadir) adalah sesuatu yang ada (keberadaannya). Oleh karena itulah sesuatu yang ada itu adalah ada dan sesuatu yang tidak ada itu adalah ada.
Akan tetapi, dalam bahasa Indonesia misalnya terdapat nomina 'gergaji, kunci, pagar, pahat' dan juga verba aksi proses (verba tindakan) 'gergaji, kunci, pagar, pahat'. Dalam kajian morfologi bahasa Indonesia, verba aksi proses (verba tindakan) 'gergaji, kunci, pagar, pahat' diturunkan dari nomina 'gergaji, kunci, pagar, pahat' dengan pengimbuhan afiks derivasi. Oh makin rumit. Lalu mana afiks derivasi yang dimaksud? Ada. Perhatikan baik-baik bahwa di depan verba aksi proses (verba tindakan) 'gergaji, kunci, pagar, pahat' terdapat afiks derivasi zero. Mana kok tidak tampak afiks tersebut. Ya, namanya afiks derivasi zero jelas tidak tampak. Coba disampaikan! Oke, para ahli bahasa berupaya menampakkan dengan cara memberikan lambang zero () seperti berikut: verba aksi proses (verba tindakan) 'gergaji, kunci, pagar, pahat'.
Proses morfologi derivasi (afiksasi) yang menurunkan verba aksi proses (verba tindakan) 'gergaji, kunci, pagar, pahat' tersebut dapat dijelaskan berikut ini.
Afiks zero gergaji (N) = gergaji
Afiks zero kunci (N) = kunci
Afiks zero pagar (N) = pagar
Afiks zero pahat (N) = pahat
Pada contoh di atas, terdapat afiks derivasi yang menurunkan verba aksi proses (verba tindakan) gergaji, kunci, pagar, pahat' (gergaji, kunci, pagar, pahat). Artinya, di dalam bahasa Indonesia ada dua entitas yakni nomina 'gergaji, kunci, pagar, pahat' dan verba aksi proses (verba tindakan) 'gergaji, kunci, pagar, pahat'. Kedua entitas ini yakni entitas nomina maupun entitas verba harus dicatat di dalam kamus. Entitas verba adalah turunan dari entitas nomina.
Ketika sudah menjadi verba aksi proses (verba tindakan) gergaji, kunci, pagar, pahat', proses morfologi infleksi dengan pengimbuhan afiks infleksi aktif-pasif (meN-, di-) terjadi pada verba aksi proses (verba tindakan) tersebut yang menurunkan bentuk menggergaji, mengunci, memagar, memahat, digergaji, dikunci, dipagar, dipahat. Hal yang perlu diingat adalah bahwa pengimbuhan afiks infleksi aktif-pasif (meN-, di-) tidaklah terjadi pada nomina 'gergaji, kunci, pagar, pahat'. Hal itupun mustahil terjadi dari sudut pandang kajian morfologi derivasi dan morfologi infleksi.







