Sesampai di pasar aku membeli beberapa makanan pesanan anak, lalu kembali ke rumah melewati jalan yang kulalui tadi. Saat kembali aku melirik ke sebelah kanan melihat nenek yang jualan soto tadi, tetapi nenek itu sudah tidak tampak lagi alias tidak ada. Aku tidak berfikir yang aneh -- aneh, mungkin nenek tadi jualannya sudah habis dan pulang ke rumahnya. Aku menyesal kenapa tadi tidak meminta alamat rumahnya, mungkin suatu saat jika ingin berbagi bisa diantar ke rumahnya. Tapi ya sudahlah, karena tadi memang lupa tidak nanya mau diapakan lagi. Padahal akupun masih perlu banyak belajar ilmu -- ilmu kehidupan dari mereka. Sebab boleh jadi mereka yang dipandang hina di mata manusia, justeru lebih mulia di sisi Allah SWT.
Keesokan harinya aku penasaran dan melalui jalan tadi untuk membeli soto lagi., tapi nenek tidak jualan. Di hari -- hari berikutnya sampai 3 atau 4 kali aku lewat lagi jalan itu, tapi tidak jualan juga. Penasaran saya tanyakan ke abang tukang ojeg yang mangkal di seberang jalan. Tapi dia jawab tidak tahu, dan katanya tidak pernah ada yang jualan di sana.







