Setelah lulus S2 dari Studi Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia, dia melanjutkan kejenjang S3 pendidikan keolahragaan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Hingga akhirnyalulus menjadi seorang doktor.
Tapi kecintaannya pada dunia kewartawanan dan dunia olahraga tampaknya tidakpernah padam. Tak aneh setelah lulus S3 dari UNJ itu dia langsung menjabat sebagaiDirector of the Center for Sport and Media Studies. Sebuah lembaga swadaya fokus pada kajian dan pengembangan jurnalistik olahraga.
Puncaknya ketika Andi menulis disertasi di UNJ evaluasi jurnalistik olahraga Majalah TEMPO. Sebagai syarat ujian S3, kajian itu terbit di Malaysian Journal of Media Studies, Universiti Malaya tahun 2019.
Selain itu, dia pernah menulis tentang “Bahasa Jurnalistik Olahraga” yg diterbitkan Harian Riau Post (2020).
Berbagai tulisan dan artikel tentang jurnalisme olahraga tersebar di berbagai media. Takketinggalan juga karyanya yang berbentuk buku. Pada tahun 2014, dia pernah menjaditim editor buku Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.
Selama kurun 1995-2019, dia menjadi visiting lecture di berbagai perguruan tinggi diJakarta, dari Trisakti, UNJ hingga UI. Materi yg diajarkan tidak jauh dari tema-tematentang creative writting dan sport journalism.
Pada 2010, seiring menjadi tenaga ahli anggota DPR-RI, Andi menulis buku tentang Ensiklopedia Olahraga Indonesia yangditerbitkan oleh penerbit Angkasa Bandung .







