Pupuik bukan sekadar alat musik. Ia adalah napas kebudayaan Minangkabau yang telah mengalun selama ratusan tahun, menemani suka dan duka masyarakatnya, mengisi ruang-ruang upacara dengan sakralitas, dan mewarnai pesta-pesta rakyat dengan kegembiraan. Melestarikan pupuik berarti menjaga identitas dan martabat budaya Minangkabau agar tidak hilang ditelan zaman. Sudah saatnya generasi muda Minangkabau — dan seluruh bangsa Indonesia — memandang pupuik bukan sebagai warisan usang, melainkan sebagai kekayaan tak ternilai yang patut dibanggakan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah" — Adat Minangkabau bersendikan agama, dan musik adalah bagian dari adat yang menghidupkan jiwa masyarakat. ***







