IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Ini Esensi Filosofis Pola Matrilineal di Minangkabau

Foto Faiz Almuzakki
Ilustrasi Ini Esensi Filosofis Pola Matrilineal di Minangkabau
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Sinergi Peran Ayah dan Mamak

Struktur sosial yang khas ini melahirkan dua figur pelindung dalam ekosistem tumbuh kembang anak Minang, yaitu Bapak (orang tua kandung) dan Mamak (saudara laki-laki ibu).

Hal ini sejalan dengan wejangan lama: "Anak dipangku, kemenakan dibimbing."

Seorang ayah memikul kewajiban penuh untuk menjamin nafkah, mengupayakan pendidikan, sekaligus membentuk moral anak kandungnya. Ayah berperan memberikan figur protektif dan memastikan garis keturunan biologis serta fondasi agama tertanam kuat. Di sisi lain, mamak mengemban tugas untuk mengayomi keponakannya (kemenakan) dalam lanskap adat, memastikan kelestarian harta komunal, serta menjaga muruah kaumnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kesimpulan

Prinsip “Basuku ka ibu, banasab ka bapak” merupakan representasi nyata dari kecerdasan berpikir para pendahulu Minangkabau. Regulasi ini menghadirkan stabilitas sosial yang sangat kokoh: kaum hawa dimuliakan sebagai benteng pertahanan harta dan eksistensi suku, sedangkan kaum adam diposisikan sebagai figur otoritas spiritual dan pembimbing hukum agama. Lewat tatanan ini, warna kebudayaan dan nilai-nilai religiusitas Minangkabau mampu terus hidup berdampingan secara damai, menembus berbagai zaman tanpa pernah kehilangan karakter aslinya. ***

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH