IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Implementasi Falsafah ABS SBK dalam Pola Pikir Masyarakat Minang

Foto Alifia Navizra Putri
Ilustrasi Implementasi Falsafah ABS SBK dalam Pola Pikir Masyarakat Minang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

2. Struktur Kepemimpinan Tungku Tigo Sajarangan

Dalam urusan sosial dan politik, pola pikir tata kelola masyarakat Minangkabau tidak bersandar pada kekuasaan tunggal, namun pada kepemimpinan bersama yang dikenal sebagai Tungku Tigo Sajarangan. Konsep ini merupakan perwujudan nyata dari bersatunya tiga kekuatan utama dalam masyarakat, yaitu unsur adat, agama, dan intelektualitas.

a. Penghulu (unsur adat) yang bertugas menjaga kelestarian norma adat, mengayomi kaum, dan menyelesaikan sengketa internal berdasarkan keadilan adat.

b. Alim Ulama (unsur agama) yang memastikan seluruh sendi kehidupan masyarakat tidak melenceng dari koridor hukum Islam dan moralitas syariat.

c. Cadiak Pandai (unsur intelektualitas), yang bertugas memberikan solusi berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan penalaran modern untuk kemajuan nagari.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ketiga unsur kepemimpinan ini duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan menerapkan pola pikir musyawarah (bulek aia dek pembuluh, bulek kato dek mufakat) agar dapat memastikan bahwa setiap kebijakan publik di tingkat Nagari selalu berpegang pada falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.

3. Kedudukan Bundo Kanduang

Perempuan dalam adat Minangkabau memegang posisi sentral sebagai Limpapeh Rumah Nan Gadang sekaligus penjaga harta pusako tinggi kaum. Posisi terhormat ini diperkuat oleh ajaran Islam yang menempatkan ibu sebagai sosok yang harus dihormati tiga kali lebih tinggi daripada ayah, serta adanya prinsip bahwa "surga berada di bawah telapak kaki ibu." Integrasi ABS-SBK melahirkan cara pandang yang matang bagi masyarakat bahwa memuliakan perempuan (Bundo Kanduang) bukanlah suatu ancaman terhadap kepemimpinan laki-laki , melainkan pembagian tugas yang adil demi terciptanya keseimbangan antara urusan domestik dan publik.

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH