Masyarakat Minangkabau merupakan salah satu kelompok etnis terbesar di Indonesia yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat. Kehidupan orang Minangkabau sejak dahulu sangat erat kaitannya dengan alam dan lingkungan sekitar.
Minangkabau yang terdiri atas pegunungan, lembah, sungai, dan wilayah pesisir telah mempengaruhi mata pencarian yang dilakukan atau dijalankan oleh masyarakat pendduknya. Berbagai pekerjaan yang dilakukan oleh masyarakat tersebut tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga menjadi bagian dari budaya dan identitas masyarakat Minangkabau.
Selain bertani, masyarakat Minangkabau juga banyak yang berkebun. Komoditas perkebunan yang umum dihasilkan antara lain kopi, kayu manis, karet, kakao, dan kelapa. Daerah-daerah yang memiliki dataran tinggi sangat cocok untuk tanaman kopi dan kayu manis. Hasil perkebunan tersebut tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga menjadi komoditas ekspor yang memberikan nilai ekonomi tinggi. Dengan berkembangnya teknologi pertanian, hasil perkebunan masyarakat kini semakin meningkat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas yang bisa menjadi sumber mata pencarian masyarakat minangkabau.
Selain itu mata pencarian masyarakat minangkabau juga ada berternak,masyarakat minangkabau memanfaatkan hewan ternak seperti kerbau,sapi,kambing,ayam,itik,dll.Sebagai salah satu mata pencariannya,masyarakat minangkabau membesarkan dan merawat hewan hewan ternak tersebut hingga bisa dijual dengan harga yg lebih besar,yang bisa untuk dijadikan sebagai mata pencariannya.
Di wilayah pesisir Sumatera Barat, mata pencarian utama masyarakat adalah nelayan. Laut yang kaya akan sumber daya ikan menjadi sumber kehidupan bagi banyak keluarga. Para nelayan biasanya melaut pada malam atau dini hari untuk menangkap ikan menggunakan perahu dan berbagai alat tangkap tradisional maupun modern. Hasil tangkapan seperti tuna, tongkol, cakalang, dan udang kemudian dijual di pasar atau dikirim ke daerah lain. Aktivitas perikanan memberikan kontribusi penting terhadap perekonomian masyarakat pesisir Minangkabau.







