IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Mengenal Urak Balabek, Tradisi Pengangkatan Guru Silek di Pauh Padang

Foto Nazila Zeri
Ilustrasi Mengenal Urak Balabek, Tradisi Pengangkatan Guru Silek di Pauh Padang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Sesuai dengan tingkatan guru silek yang ada, latihan silek di Pauh juga memiliki tingkatannya tersendiri. Tingkatan yang pertama disebut dengan sasaran. Sasaran merupakan tempat latihan silek yang dipimpin oleh guru tuo dan guru gadang. Biasanya sasaran ini bentuknya tidak terlalu besar dan sebagian muridnya masih anak-anak dan belum menikah. Sasaran juga dijadikan sebagai tempat latihan awal bagi pesilat-pesilat Pauh untuk mempelajari ilmu-ilmu dasar dalam bersilat.

Tingkatan yang kedua adalah tapian. Tapian merupakan tempat latihan silat yang dipimpin oleh kako pandeka. Biasanya tapian ini digunakan untuk latihan bukan oleh anak-anak, tetapi oleh guru tuo dan guru gadang. Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya jika guru silek di Pauh memiliki tingkatan, yang pada tingkatan lebih rendah merupakan murid dari guru yang tingkatannya lebih tinggi. Jadi meskipun telah dikukuhkan sebagai guru silek, mereka tetaplah murid dari guru yang tingkatannya di atas mereka. Biasanya tapian ini jumlahnya tidak sebanyak sasaran.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Tingkatan yang ketiga adalah nagari. Nagari dalam silek pauh merupakan tingkatan tertinggi dalam tempat latihan silat. Guru dalam Nagari merupakan Ninik Mamak Pandeka, yaitu guru yang menempati posisi paling tinggi dalam tingkatan Guru silek Pauh. Setiap tingkatan bisa saja memiliki keterkaitan yang tidak akan terputus. Jadi meskipun seorang murid berbeda sasaran dengan temannya, tetapi bisa saja mereka satu tapian. Karena seorang Guru Tuo dan Guru Gadang boleh saja jika ingin mendirikan sasaran sendiri. Tetapi mereka tetap akan terikat jika berasal dari guru yang sama sebelumnya. (***)

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH