• Penurunan Kemampuan Argumentasi Logis: Kalimat tidak efektif dan struktur acak menurunkan kualitas pemikiran kritis.
• Kelemahan dalam Dunia Profesional: Surat lamaran, CV, atau komunikasi bisnis memerlukan tata bahasa formal.
Solusi Strategis:
• Integrasi kajian bahasa digital dalam kurikulum Bahasa Indonesia.
• Pengembangan modul literasi digital yang menarik dan relevan.
PENUTUP
Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa komentar remaja di Instagram menunjukkan pola kebahasaan yang menyimpang dari kaidah Bahasa Indonesia baku. Kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah dalam bentuk ejaan tidak sesuai PUEBI, penggunaan kosakata tidak baku, struktur kalimat tidak efektif, serta campur kode antara Bahasa Indonesia dan bahasa asing. Media sosial menjadi ruang dinamis tempat perkembangan bahasa nonformal yang digunakan untuk mengekspresikan diri secara cepat, singkat, dan akrab. Akan tetapi, praktik ini secara tidak langsung menggeser standar kebahasaan formal yang seharusnya tetap dipertahankan dalam konteks akademik dan komunikasi resmi.
Saran







