IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia pada Konten Debat Publik di Medsos

Foto Khevariesmi Hanibal, dkk
Ilustrasi Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia pada Konten Debat Publik di Medsos
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

• Penurunan Kemampuan Argumentasi Logis: Kalimat tidak efektif dan struktur acak menurunkan kualitas pemikiran kritis.

• Kelemahan dalam Dunia Profesional: Surat lamaran, CV, atau komunikasi bisnis memerlukan tata bahasa formal.

Solusi Strategis:

• Integrasi kajian bahasa digital dalam kurikulum Bahasa Indonesia.

• Pengembangan modul literasi digital yang menarik dan relevan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
• Keterlibatan guru dan orang tua dalam membimbing penggunaan bahasa di media sosial.

PENUTUP

Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa komentar remaja di Instagram menunjukkan pola kebahasaan yang menyimpang dari kaidah Bahasa Indonesia baku. Kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah dalam bentuk ejaan tidak sesuai PUEBI, penggunaan kosakata tidak baku, struktur kalimat tidak efektif, serta campur kode antara Bahasa Indonesia dan bahasa asing. Media sosial menjadi ruang dinamis tempat perkembangan bahasa nonformal yang digunakan untuk mengekspresikan diri secara cepat, singkat, dan akrab. Akan tetapi, praktik ini secara tidak langsung menggeser standar kebahasaan formal yang seharusnya tetap dipertahankan dalam konteks akademik dan komunikasi resmi.

Saran

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH