Tradisi Uang Japuik ini masih tetap dijalankan meskipun dengan beberapa penyesuaian,Nilai Uang Japuik ini mungkin mengalami perubahan seiring dengan perkembangan ekonomi,tetapi makna di balik tradisi ini tetap dipertahankan.Beberapa masyarakat minangkabau mungkin menyesuaikan jumlah uang japuik dengan kemampuan ekonomi,tetapi esensi dari penghormatan dan pengakuan terhadap perempuan tetap menjadi prioritas utama.
Ada beberapa daerahbyang mengganggapnya sebagai bentuk jual beli perempuan mereka menyarankan agar tradisi ini dihilangkan diganti dengan bentuk penghormatan yang lebih modern dan lebih baik tetapi ada beberapa daerah tidak setuju atau tidak mau tradisi ini dihilangkan karena menurut mereka tradisi ini adalah warisan leluhur yang sudah ada sejak lama dan harus dilestarikan hingga saat sekerang ini.Tradisi Uang Japuik ini juga menjadi syarat dari sebuah pernikahan yang dimana harus dilakukan oleh kedua belah pihak keluarga mempelai. (***)







