Peribahasa ini juga menjadi nasehat, agar setiap individu berhati-hati dalam bersikap maupun bertindak karena tindakan seseorang itu bisa berdampak kepada orang lain. Misalnya dalam budaya Minangkabau tindakan seseorang seringkali mencerminkan keluarga ataupun kaumnya. Maka dari itu harus penuh dengan kehati-hatian. Peribahasa “Ketek-ketek Lado Kutu” adalah sebuah peribahasa Minangkabau yang penuh makna, karena peribahasa ini adalah sebagai pengingat bahwa ukuran dan penampilan seringkali menipu dan hal-hal kecil bisa memiliki kekuatan, dampak, ataupun potensi yang sangat luar biasa.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hal ini mengajarkan kita untuk tidak mudah meremehkan seseorang, dan melihat lebih dalam lagi untuk menyadari bahwa sebuah keberanian dan kekuatan tidak selalu berbanding lurus dengan ukuran fisik seseorang itu. Betapa pentingnya kita untuk berusaha dan semangat untuk mencapai tujuan meskipun kita memiliki keterbatasan. Kita harus bisa menjadi individu yang lebih baik dan menghargai usaha orang lain di sekitar kita. Peribahasa ini juga mengingatkan kita bahwa setiap usaha dan sekecil apapun usaha tetap memiliki nilai dan membawa kita menuju kesuksesan. (***) Penulis: Fina Rahmadani, Mahasiswa Sastra Minangkabau, Universitas Andalas







