: Korupsi, kolusi, dan nepotisme di dalam institusi penegak hukum membuat banyak orang kehilangan kepercayaan terhadap sistem. Kasus ini menunjukkan bahwa meskipun ada Undang-Undang yang jelas, implementasinya di lapangan sering kali tidak sesuai dengan harapan masyarakat.
4.Keadilan yang Hilang
Keadilan sejati harus bisa dirasakan oleh korban dan semua pihak yang terlibat. Dalam kasus Mario Dandy, dampak tidak hanya dirasakan oleh David, tetapi juga oleh keluarganya dan masyarakat luas yang berharap mendapatkan keadilan melalui hukum. Namun, ketika hukum tidak berhasil memberikan perlindungan dan keadilan, banyak yang merasa frustrasi dan kecewa.
Ada anggapan bahwa kasus-kasus yang melibatkan orang-orang terkenal atau berpengaruh sering kali mendapatkan perhatian lebih, tetapi sebenarnya, kasus-kasus yang bernilai "normal" pun kurang mendapatkan perhatian yang sama. Hal ini menciptakan jurang ketidakadilan di mana hanya mereka yang memiliki sumber daya dan pengaruh yang dapat "membeli" keadilan.
Dalam penyelesaian masalah hukum di Indonesia, perlu ada sinergi antara pemerintah, penegak hukum, masyarakat, dan media, agar keadilan tidak hanya menjadi ilusi. Hanya dengan begitu, kita dapat mengharapkan invasi sistem hukum di Indonesia menuju arah yang lebih baik di masa depan. (***)







