Masih menurut Wetra, kondisi akses jalan dari lokasi tugasnya ke pusat Pemerintahan ada dua, satu lewat jalan Batang Hari (daerah tanah Galo-red) dan satu lagi jalan Rajawali. Keduanya sama jarak tempuhnya, namun lebih parah lagi bila lewat jalan Rajawali jika hari hujan. Apalagi ada jalan yang sudah putus di daerah Muaro Sangir.
Makanya, pihak Puskesmas sangat berharap adanya upaya peningkatan akses jalan ke daerah mereka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solsel.
"Sehingga berbagai urusan kedinasan akan dapat lacar dilaksanakan, apalagi untuk memakai sistem laporan secara online tidak bisa dilakukan, karena daerah mereka tidak memiliki jaringan internet atau masuk daerah blank spot," jelas Wetra yang merupakan putra asli daerah setempat.
Masih menurut Wetra, wilayah kerja Puskesmas Lubuk Ulang Aling yang terletak di Nagari LUA Tengah itu ada ada lagi wilayah kerjanya Lubuk Ulang Aling Induk dan Lubuk Ulang Aling Selatan. Tercatat juga ada 14 Jorong yang menjadi wilayah kerja, tujuh diantaranya harus dilakukan dengan mempergunakan transportasi air dengan perahu timpek, dan tujuh lagi baru bisa lewat jalan darat.
Kedepan berbagai persoalan keterbatasan ini tentu menjadi perhatian hendaknya oleh pihak pengambil kebijakan bijakan di kabupaten, sehingga berbagai program kesehatan dan tanggungjawab pelayanan dapat terlaksana sebagaimana mestinya.
"Termasuk untuk kesuksesan dalam menyampaikan laporan, menjemput berbagai obat-obatan dan kebetuhan lainnya. Termasuk untuk kesukseaan program penuntasan Covid-19 ini, seperti pelaksanaan vaksinasi Covid-19," demikian Wetra Fauza. AA
Editor : Marjeni Rokcalva






