IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Menelusuri Jejak Nyata Pertambahan Populasi Harimau Sumatera di Sumatera Barat

Evakuasi Harimau Sumatera di Kabupaten Solok, Juni 2020. Foto: Adi Prima
Evakuasi Harimau Sumatera di Kabupaten Solok, Juni 2020. Foto: Adi Prima
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Dalam Buku Panduan Pemantauan Populasi Harimau Sumatera (2017), disebutkan, melindungi harimau artinya melindungi bentang alam dan keanekaragaman hayati di dalamnya.

Sebagai regulator biologi, harimau penyeimbang keberadaan satwa-satwa lain, berada di puncak rantai makanan, harimau pengontrol populasi satwa mangsa dengan interaksi pemangsaan. Indikator biologi, keberadaan harimau menandakan keberadaan satwa mangsa dan kualitas habitat.

Harimau memiliki daya jelajah hingga 236 km persegi, harimau sumatera juga bersifat teritorial, luas minimum teritori harimau sumatera 15-20 km persegi. Perizininan dan aktifitas apapun yang bersentuhan dengan habitat harimau sumatera harus benar-benar mengkaji dampak terhadap populasi harimau sumatera.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Adanya indikasi populasi harimau sumatera membaik dengan keberadaan harimau remaja dan anak harimau di tahun 2020 ini, tidak terlepas dari upaya-upaya pemerintah, lembaga-lembaga konservasi dan individu-individu yang menjalankan program lindungi harimau sumatera.

Masih kuat harapan melindungi populasi harimau sumatera dari kepunahan. Jangan sampai generasi mendatang hanya melihat harimau sumatera sebagai simbol, berwujud reog seperti saudaranya di pulau jawa atau kepala barong di Bali. (Adi Prima)

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH