PADANG — Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat komitmen peningkatan mutu akademik melalui kegiatan Persiapan Akreditasi Unggul Tiga Program Studi, yaitu Program Studi S1 Sastra Inggris, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang, dan Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan strategis ini dilaksanakan selama tiga hari di Guest House UNP Lubuk Minturun dengan melibatkan tim taskforce akreditasi dari ketiga program studi pada 31 Juli - 2 Agustus.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. Dalam sambutan dan arahannya, Dekan FBS UNP menyampaikan pentingnya momentum akreditasi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan FBS UNP.
Dekan menyampaikan bahwa Program Studi S1 Sastra Inggris yang sebelumnya telah memperoleh peringkat A dari BAN-PT perlu terus meningkatkan kualitasnya agar mampu meraih predikat Akreditasi Unggul. Sementara itu, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang dan Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris yang sebelumnya memperoleh peringkat Baik (B) dari LAMDIK juga didorong untuk mempersiapkan seluruh komponen secara optimal sehingga dapat memperoleh predikat Unggul pada periode akreditasi berikutnya.
Lebih lanjut, Prof. Ermanto menekankan pentingnya percepatan penyelesaian dokumen akreditasi, terutama mengingat masa berlaku akreditasi Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang dan Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris akan berakhir pada 22 Maret 2027. Oleh karena itu, dokumen akreditasi harus telah disiapkan dan dikirimkan paling lambat 22 September 2026, sesuai dengan ketentuan waktu pengajuan reakreditasi paling lambat 6 bulan sebelum masa habis akreditasi habis.
“Persiapan akreditasi harus dilakukan secara serius, sistematis, dan berbasis data. Setiap indikator dalam instrumen akreditasi harus didukung oleh bukti implementasi yang menunjukkan budaya mutu dan kinerja akademik program studi,” ujar Dekan dalam arahannya.
Kegiatan persiapan akreditasi ini diikuti oleh tim taskforce yang terdiri atas 36 orang dosen dan 5 orang tenaga kependidikan (tendik) dari tiga program studi. Seluruh anggota tim menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi dalam melakukan berbagai kegiatan, mulai dari evaluasi dokumen, penyelarasan data, pemetaan capaian indikator, hingga penyusunan bukti pendukung akreditasi.
Selama tiga hari pelaksanaan, tim taskforce melakukan pembahasan intensif terhadap berbagai aspek yang menjadi komponen utama penilaian akreditasi, meliputi visi, misi, tujuan, dan strategi pengembangan program studi; tata kelola; kurikulum; proses pembelajaran; sumber daya manusia; penelitian; pengabdian kepada masyarakat; luaran dan capaian tridarma perguruan tinggi; serta implementasi sistem penjaminan mutu internal.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi FBS UNP dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Melalui kerja kolaboratif antara pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, dan tenaga kependidikan, FBS UNP optimistis ketiga program studi tersebut mampu mencapai target Akreditasi Unggul dan semakin memperkuat reputasi akademik di tingkat nasional maupun internasional.






