IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Petani Nagari Kacang Solok, Bangun Brand Baru dari Limau Manih ke Buah Naga

Tiga petani buah naga Arman, Alfian dan Ril Buter, berharap Dinas Pertanian dan Pemerintah Nagari beri perhatian ke petani. Foto: Iyos
Tiga petani buah naga Arman, Alfian dan Ril Buter, berharap Dinas Pertanian dan Pemerintah Nagari beri perhatian ke petani. Foto: Iyos
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

"Alhamdulillah keuntungan jauh lebih dari cukup. Bisa buat tambah modal dan bisa untuk mendukung kebutuhan ekonomi keluarga." Ungkap dia, tanpa menyebut nilai keuntungan yang diperoleh.

Hal senada disampaikan Arman, petani berusia 63 tahun ini juga menekuni tanaman buah naga luas 2 hektar di Tangah Padang. Menurut dia, jumlah warga Kacang yang membudidayakan buah naga saat ini lebih 150 petani. Rata-rata mereka sudah menikmati hasil panen, bahkan terus memperluas lahan untuk ditanami buah naga.

Namun, Alfian dan Arman, pemerintah kurang peduli terhadap potensi yang dikembangkan para petani tersebut. Padahal tanaman buah ini dapat mengantikan nama besar Nagari Kacang dari limau manih menjadi salahsatu produsen buah naga terbesar di Sumbar.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Petani disini bekerja atas inisiatif sendiri-sendiri, tak ada dukungan dan bantuan dari pemerintah, mulai dari Pemerintah Nagari hingga ke Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Solok. Yang kami butuhkan saat ini pupuk buah yang cocok, kemudian jalan ke sentra produksi dan lainnya, tapi tak ada yang peduli" ungkap Amran.

Harga per kilonya buah naga beli di tempat berkisar Rp 16-17 ribu, sementara dipasar global harganya mencapai Rp 30-45 ribu. Selain buah naga, Nagari Kacang juga kaya dengan hasil bumi rempah cengkeh, dan tanaman keras lainnya. (iyos)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777