LIMAPULUH KOTA - Guna memberikan bantuan permodalan tanpa bunga untuk mengembangkan usaha dan tani bagi masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan bersama Pembina Bank Infaq, Muhammad Rahmad, melalui Yayasan Gerakan Infaq Dunia melakukan sosialisasi pendirian Bank Infaq di seluruh Nagari se Kabupaten Limapuluh Kota.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota ini, sangat antusias dihadiri oleh seluruh Wali Nagari, pengurus mesjid dan ketua majelis taqlim se Kabupaten limapuluh Kota, pada Kamis, (3/10).
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan sosialisasi pendirian bank infaq, Wakil Bupati Limapuluh Kota, H. Ferizal Ridwan mengaku bersukur dapat melaksanakan kegiatan pendirian bank infaq yang dianggap akan mampu membantu masyarakat dalam menyediakan modal usaha tanpa bunga.
"Kami ucapkan terimakasih kepada kakanda Muhammad Rahmad, beliau sempat berkirim surat pada Pemkab Limapuluh Kota melakui kami, dan menyampaikan beberapa pokok pikiran tentang keberadaan Bank Infaq. Alhamdulillah, kita dapat hadir dalam pendirian Bank Infaq nagari ini", ungkapnya.
Menurut Wabup Ferizal Ridwan, saat ini banyak diantara pelaku UMKM dan masyarakat yang kian terjerat dan terjebak oleh para rentenir yang berkedok pinjaman dengan bunga yang sangat besar.
"Ini merupakan solusi konkret pengelolaan infaq yang profesional, dalam membebaskan masyarakat dari himpitan ekonomi. Selaku ketua tim pengentasan kemiskinan daerah, saya mengambil langkah, kiranya apa yang dicanangkan oleh para pendiri Bank Infaq benar-benar dapat terwujud dan dikembangkan di Kabupaten Limapuluh Kota, untuk kesejahteraan masyarakat", tuturnya.
Wakil Bupati yang dikenal akan ide dan gagasannya itu sebetulnya sudah terlebih dahulu memulai gagasan akan keberadaan Bank Infaq ini seiring dengan gagasan Bank Tanah, yang telah digagasnya saat pembuatan visi dan misi Kabupaten Limapuluh Kota sebelum pencalonan dirinya maju menjadi Bupati/Wakil Bupati 5 tahun yang lalu.
Untuk itu, menurutnya, pengelolaan ekonomi masyarakat mesti harus ditangani dari hulu ke hilir, termasuk jaminan produksi serta keterjaminan pemasarannya.
Dengan berjalannya gagasan Bank Infaq ini, dia berharap akan dapat mengentaskan berbagai persoalan, terutama dalam sektor pertanian yang menjadi ujung tombak perekonomian masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota.
Editor : Berita Minang






