IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Gawat, Polisi Amankan Tiga Anak Pidusi Ikut Tawuran di Pengambiran Lubeg Padang

Petugas Satpol PP Kota Padang antarkan 11 remaja tiga diantaranya perempuan ke LPKS Air Dingin untuk dibina karena terlibat tawuran. Foto impiannews
Petugas Satpol PP Kota Padang antarkan 11 remaja tiga diantaranya perempuan ke LPKS Air Dingin untuk dibina karena terlibat tawuran. Foto impiannews
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Mungkin ini bisa disebut keterlaluan. Saat ibadah puasa dalam suasana pelaksaan PSBB guna pemutusan rantai Covid-19 di Kota Padang, tidak membuat belasan remaja di kota ini berdiam di rumah. Mereka masih berkumpul di luar rumah dan bahkan berujung tawuran sehingga belasan remaja ini terpaksa dikirim oleh petugas Satpol PP Kota Padang ke LPKS Air Dingin untuk pembinaan lanjutan, Rabu (29/4/2020).

Dari keterangan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja kota Padang, bahwa 11 Orang remaja tersebut adalah hasil kegiatan penertiban oleh kepolisian Sektor Lubuk Begalung, Polresta Padang, Sumatera Barat. Mereka dijaring pihak kepolisian karena ada indikasi akan melakukan aksi tawuran dikawasan jembatan Ampalu, Pengambiran pada pasca sholat subuh.

Polsek Lubuk Begalung berhasil mengamankan 11 Orang remaja, diantaranya 8 orang anak laki-laki serta tiga orang anak pidusi (perempuan-red) dan untuk selanjutnya belasan anak remaja ini diserahterimakan ke Satpol Padang guna pembinaan.

Dalam rangka pembinaan lebih lanjut mereka terpaksa dikirim ke LPKS Air Dingin, Lubuk minturun lembaga milik Dinas Sosial kota Padang. Dalam hal ini Satpol PP dan Dinas Sosial telah saling mendukung untuk proses pembinaan lanjutan sesuai dengan yang diatur dalam Perda.

"Mereka kita serahkan ke Dinsos guna pembinaan lebih lanjut sesuai aturan dalan Perda kita", terang Alfiadi kasat Pol PP Padang.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Terkait penertiban dan masih banyaknya anak-anak beraktifitas diluar rumah. Satpol PP menghimbau masyarakat serta para orang tua agar tetap patuhi PSBB dalam memutus rantai penularan virus ini. Dimintakan masyarakat agar sabar dalam melaksanakan protap-protap pencegahan penularan sehingga kondisi kembali normal seperti semula.

"Peran orang tua dalam mengontrol anaknya sehingga mereka tidak lagi beraktifitas di luar rumah apa lagi ke hal yang negatif kita tidak ingin korban yang dinyatakan terpapar virus semakin bertambah", tutup Alfiadi. (tb/Editor)

Sumber: impiannews.com

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH