IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Prodi PII FBS UNP Laksanakan Kuliah Umum Literasi Digital di Perguruan Tinggi

Kuliah Umum dengan tajuk "Literasi Digital di Perguruan Tinggi" dilaksanakan di Auditorium Kampus FBS UNP Air Tawar Padang pada Rabu (17/9).
Kuliah Umum dengan tajuk "Literasi Digital di Perguruan Tinggi" dilaksanakan di Auditorium Kampus FBS UNP Air Tawar Padang pada Rabu (17/9).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan FBS Universitas Negeri Padang menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tajuk "Literasi Digital di Perguruan Tinggi". Kuliah umum yang dihadiri oleh dosen dan mahasiswa tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan dari Pusat Pengajian Sains Maklumat, Kolej Pengkomputeran, Informatik dan Matematik, Universiti Teknologi Mara, Malaysia dan dilaksanakan di Auditorium Kampus FBS UNP Air Tawar Padang pada Rabu (17/9).

Pada kesempatan itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. dalam sambutannya pada pembukaan Kuliah Umum menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan dari Pusat Pengajian Sains Maklumat, Kolej Pengkomputeran, Informatik dan Matematik, Universiti Teknologi Mara, Malaysia.

Pimpinan dan Dosen Prodi PII bersama NarasumberProf. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan.
Pimpinan dan Dosen Prodi PII bersama Narasumber Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan.


Dekan Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. juga menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Departemen dan Program Studi yang sudah menyelenggarakan kuliah umum ini bagi mahasiswa karena literasi digital dengan teknologi informasi yang sangat maju pada saat ini, mahasiswa PII perlu berada di barisan yang terdepan.

"Pada kesempatan ini, Pimpinan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang juga menyampaikan apresiasi atas prestasi terbaik dua pada pameran literasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat belum lama ini," tambah Dekan Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Narasumber Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan dalam paparannya menyampaikan literasi digital telah menjadi kebutuhan mendesak dan tak terelakkan di dunia saat ini, yang terutama didorong oleh transformasi teknologi dan pandemi COVID-19.

"Literasi digital dipahami sebagai pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berkomunikasi serta mengakses informasi melalui teknologi digital. Hal ini memberikan dukungan krusial bagi pembelajaran berkelanjutan dan mengubah upaya pemulihan menjadi peluang baru untuk pembelajaran di masa depan—yang mencakup aspek penilaian, pedagogi, dan teknologi—serta transformasi peran perpustakaan dalam menyikapi situasi tersebut demi mendukung proses belajar-mengajar di era kecerdasan buatan (AI)," jelas Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan.

Lebih lanjut Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan menjelaskan literasi digital menuntut lebih dari sekadar kemampuan menggunakan perangkat lunak atau mengoperasikan perangkat digital; literasi ini mencakup beragam keterampilan kompleks—seperti pengelolaan informasi serta keterampilan kognitif dan emosional—yang perlu dikuasai pengguna agar dapat memanfaatkan lingkungan digital secara efektif.

"Bagi mahasiswa, pengembangan literasi digital meningkatkan nilai mereka di mata calon pemberi kerja serta daya tarik mereka di pasar tenaga kerja bagi lulusan perguruan tinggi," tukuk Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan.

Kata Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan, literasi informasi adalah seperangkat keterampilan yang memungkinkan individu untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, dan mengelola informasi secara kritis dan efektif dalam berbagai konteks.

"Literasi digital didefinisikan sebagai seperangkat keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang diperlukan untuk mengakses informasi digital secara efektif, efisien, dan etis, termasuk mengevaluasi informasi digital serta menggunakannya dalam pengambilan keputusan," jelas Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan.

Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan juga menyampaikan bahwa meningkatnya penggunaan AI mendorong perlunya literasi digital sebagai keterampilan dasar dalam mengelola sistem informasi cerdas (AI).

"Literasi digital—yang mencakup keterampilan teknis, kognitif, dan etis—merupakan kerangka kompetensi multidimensi untuk mendukung AI; cakupannya melampaui keterampilan digital konvensional dengan menyertakan kemampuan evaluasi kritis, pemahaman bahasa alami, serta kemampuan pembelajaran adaptif," jelas Prof. Dr. Shamila Mohamed Shuhidan.

Editor : Ermanto
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH