BREAKING NEWS: Mulai Senin Semua Perbatasan Sumbar Terkunci, Pelintas Disuruh Putar Balik

KESEHATAN-20368 hit

DHARMASRAYA - Masih banyaknya pendatang yang masuk ke Sumbar ditambah kasus positif Covid-19 masih terkonfirmasi, membuat Pemprov Sumbar mengambil tindakan tegas mengunci semua akses keluar dan masuk orang, dari dan ke luar Sumbar, guna memutus rantai dan menghentikan penularan virus corona (Covid-19). Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengimbau agar masyarakat membatalkan rencana jika ingin mudik ke Sumbar, karena mulai besok Senin, 27 April 2020, kebijakan ini mulai berlaku.

"Mulai besok, Senin (27/4) Posko perbatasan akan dijaga oleh aparat Kepolisian dan TNI. Semua perbatasan ditutup buat kendaraan masuk maupun keluar," sebut Irwan saat meninjau Posko Gugus Tugas di Perbatasan Dharmasraya, di Sungai Rumbai, Minggu (26/4/2020).

Gubernur menjelaskan, landasan hukum penutupan wilayah tersebut sesuai Permenhub RI Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Masa Mudik Lebaran Tahun 2020. Ia menyampaikan, bagi pelintas (pengendara) yang nekat tetap masuk atau keluar Sumbar akan disuruh putar balik.

"Saudara kita yang ada diperantauan ingin pulang mudik, lebih baik membatalkan niatnya. Daripada nanti di perbatasan disuruh kembali," ujarnya.

Permenhub RI Nomor 25 diterapkan sejak Jumat 24 April hingga 31 Mei 2020 mendatang. Aturan ini bisa diperpanjang tergantung kebijakan dari pusat. Sementara pelaksanaan tugas ini dilakukan oleh polisi dan TNI.

"Sarana transportasi darat yang dilarang ialah kendaraan bermotor umum, dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang. Kemudian kendaraan bermotor perseorangan, dengan jenis mobil penumpang, mobil bus, sepeda motor, kapal angkutan penyeberangan, kapal angkutan sungai dan danau," terangnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Humas Setdaprov Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Jasman Rizal melalui keterangan tertulisnya, Ahad, 26 April 2020, menyebutkan, sampai Sabtu, 25 April 2020, pendatang yang masuk ke Sumatera Barat mencapai angka 122.326. Rata-rata per hari mencapai 4.531 orang.

"Dari tim pemantau perbatasan, didapat data bahwa sampai kemaren 25 April 2020, pendatang yang telah masuk ke Sumbar melalui 10 pintu masuk dari tanggal 31 Maret 2020, telah mencapai jumlah 122.326 orang, rata-rata 4.531 orang perhari," ungkapnya. Hms-Sumbar/BM/Eko

BACA JUGA:

Gubernur Irwan Prayitno Marah Melihat Kendaraan Lalu Lalang di Perbatasan Sumbar-Jambi

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru