Wakil Gubernur Nasrul Abit yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat sudah menyatakan telah mengantongi izin dari Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Itu artinya, partai pemenang Pemilu 2019 di Sumatera Barat ini, dipastikan mengusung kader terbaiknya di Pilkada Pilgub Sumbar 2020 mendatang.
Nasrul Abit sendiri, dalam berbagai kesempatan dengan media, mengakui, ia positif maju menjadi Calon Gubernur (Cagub) Sumbar yang diusung Parti Gerindra. Dan Nasrul Abit, mendapat respon positif dari masyarakan dan berbagai kalangan di Sumatera Barat.
Menariknya sekarang, di tangah masyarakat banyak yang bertanya, siapa calon wakil gubernur (Cawagub) yang saat ini masuk radar Gerindra dan Nasrul Abit sendiri. Beberapa pengamat menyarankan, Nasrul Abit sebaiknya perpasangan dengan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atau partai koalisi 02 saat Pilpres 2019 lalu, yakni PAN dan Partai Demokrat.
Sumber BERITAMINANG.com di tubuh Partai Gerindra Sumatera Barat, menyebutkan, bahwa Nasrul Abit sedang intens membangun komunikasi bersama DPP Partai Gerindra dengan DPP PKS di Jakarta. Bahkan, belakangan disebutkan DPP Gerindra dan Nasrul Abit sudah bertemu dengan Petinggi DPP PKS.
Lantas siapa calon yang mungkin diajukan PKS untuk mendampingi Nasrul Abit sebagai wakil gubernur 2020-2025. Berkembang informasi, ada tiga kader terbaik PKS yang masuk bursa Cawagub. Ketiganya adalah, Mantan Menkominfo Tifatul Sembiring, Wako Padang Mahyeldi dan Wako Payakumbuh Riza Falepi.
Tentang kemungkinan kader Partai Demokrat merapat ke Gerindra, pengamat memperkirakan masih jauh. Karena Mulyadi, Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar yang merupakan Caleg Terpilih Untuk DPR RI Dapil II Sumbar ini, akan maju sebagai calon gubernur. Dan baliho Mulyadi juga sudah terpasang ramai di seluruh penjuru negeri, tentang keinginan ia maju sebagai Cagub. Malah, Mulyadi sudah punya pasangan yang akan mendampingi sebagai Cawagub nantinya.
Lantas, siapa nama Cawagub Mulyadi? Nama yang senter saat ini, yakni Sadiq Pasadique, mantan Bupati Tanah Datar dua periode. Nah, siapa yang berpeluang berkoalisi dengan siapa, kita tunggu saja.
(MR) Editor :






