Untuk kelompok integrasi sistem sertifikasi elektronik, layanan mencakup Instalasi Modul Sertifikat Elektronik serta Uji Penerapan Modul Sertifikat Elektronik. Layanan tersebut mendukung integrasi sertifikasi elektronik ke dalam sistem maupun aplikasi yang digunakan instansi pemerintah. Adapun kelompok literasi sertifikasi elektronik mencakup konsultasi, bimbingan teknis, sosialisasi, serta penyediaan data sertifikat elektronik.
Harry mengatakan, berbagai layanan tersebut akan dioptimalkan sesuai kebutuhan Pemko Padang Panjang dalam mengembangkan pemerintahan digital. “Kerja sama ini memberikan ruang bagi kami untuk memperkuat penerapan sertifikasi elektronik secara lebih terintegrasi. Bukan hanya pada penggunaan tanda tangan elektronik, tetapi juga pada pengelolaan sertifikat, integrasi sistem, pengujian penerapan hingga dukungan konsultasi dan bimbingan teknis,” katanya.
Sementara Berty mengatakan, penguatan sertifikasi elektronik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan digital. Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BSrE BSSN menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sandiman Ahli Utama BSSN Hasto Prastowo, Kepala Bidang Operasional Layanan BSrE BSSN Abdul Khairul Zaka, Inspektur Kota Padang Panjang Ferino Romiko, serta jajaran BSSN dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Panjang. (cigus/lex)
Editor : Marjeni Rokcalva






