PADANG - Kiprah dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) dalam pengabdian kepada masyarakat kembali mendapat perhatian di tingkat nasional. Ferdian Ondira Asa, S.Pd., M.Sn., dosen Departemen Seni Rupa FBS UNP, mendapat undangan resmi dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk menghadiri kegiatan Unjuk Karya (Showcase) Melukis Bersama Asosiasi dan Anak-Anak di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan di KiN Gallery, KiN Space, SCBD Park, Jakarta Selatan, tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini sekaligus menjadi wadah pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana melalui pendekatan seni rupa.
Berdasarkan surat undangan yang ditandatangani Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekonomi Kreatif, Dadam Mahdar, Ferdian Ondira Asa diundang dalam kapasitasnya sebagai mentor lokal dari Kota Pariaman, Sumatera Barat. Ia hadir bersama dua pendamping, Fira Syafni dan Vinia Rusmana, serta empat peserta anak, yakni Naura Nadhifa Delvita, Fahira Salshabila, Dola Friska, dan Afifah Humairah.
Kegiatan tersebut akan menampilkan 20 karya lukis anak terinspiratif yang telah melalui proses kurasi. Karya-karya tersebut tidak hanya menjadi sarana ekspresi dan pemulihan psikososial, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk turunan ekonomi kreatif yang memiliki nilai tambah.
Keterlibatan Ferdian menunjukkan bahwa kompetensi akademik dan artistik dosen FBS UNP dapat dimanfaatkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui pendampingan seni rupa, anak-anak diberikan ruang untuk mengekspresikan pengalaman, mengembangkan kreativitas, serta membangun kembali rasa percaya diri setelah menghadapi bencana.
Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Ekonomi Kreatif kepada dosen FBS UNP untuk terlibat dalam program pemulihan masyarakat terdampak bencana. Ia juga menyampaikan "Keterlibatan dosen FBS UNP dalam kegiatan nasional ini merupakan salah satu wujud nyata implementasi UNP sebagai Kampus Berdampak. Kehadiran perguruan tinggi tidak hanya diukur dari keberhasilan dalam pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah, tetapi juga dari sejauh mana ilmu pengetahuan, keahlian, dan kreativitas sivitas akademika memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana."
Menurut Dekan, seni memiliki peran penting dalam membangun kembali semangat masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak bencana. Melalui seni lukis, anak-anak memperoleh kesempatan untuk mengungkapkan perasaan, menyalurkan kreativitas, serta menemukan kembali harapan dan semangat untuk melanjutkan kehidupan.
"Kami berharap keterlibatan dosen FBS UNP tidak berhenti pada kegiatan ini, tetapi terus berkembang menjadi program pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan. FBS UNP harus hadir dengan kepedulian, empati, dan karya nyata bagi masyarakat Sumatera Barat maupun Indonesia secara luas," demikian rancangan pernyataan Dekan.
Partisipasi dosen FBS UNP dalam kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya Pemanfaatan seni rupa sebagai media ekspresi dan dukungan pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana. SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, Penyediaan kesempatan belajar yang kreatif, inklusif, dan menyenangkan melalui pendampingan seni rupa di luar lingkungan pendidikan formal. Serta, SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan terkait Penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, kementerian, pemerintah daerah, komunitas seni, dan masyarakat dalam mendukung pemulihan pascabencana.
Bagi FBS UNP, hadirnya Ferdian menjadi momentum untuk memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan seni, kreativitas, dan pemulihan sosial. Keterlibatan Ferdian Ondira Asa sebagai mentor lokal dari Kota Pariaman sekaligus memperlihatkan kontribusi keilmuan dosen FBS UNP yang menjangkau masyarakat di luar ruang perkuliahan.
Melalui semangat Kampus Berdampak, FBS UNP berkomitmen untuk terus mendorong sivitas akademika menghadirkan inovasi, kepedulian, dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Home
Berita
Dosen FBS UNP Diundang Kementerian Ekonomi Kreatif Dampingi Anak-Anak Terdampak Bencana melalui Seni
Dosen FBS UNP Diundang Kementerian Ekonomi Kreatif Dampingi Anak-Anak Terdampak Bencana melalui Seni
Berita Terkait






