“Kita minta masyarakat jangan mengambil risiko. Kalau memang berada di lokasi yang rawan, untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman. Keselamatan masyarakat harus menjadi yang utama,” ujarnya.
Vasko juga meminta pemerintah daerah bersama unsur kebencanaan memastikan titik-titik pengungsian dapat memberikan rasa aman sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak kembali ke kawasan rawan sebelum dinyatakan aman.
Banjir bandang yang terjadi di Nagari Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, tersebut berdampak pada permukiman warga serta sejumlah fasilitas pemerintahan. Data sementara menunjukkan sejumlah warga mengalami luka-luka dan puluhan warga telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Selain penanganan warga, tim gabungan terus melakukan pembersihan material dan membuka akses yang terdampak. Pemerintah juga menyiagakan alat berat untuk penanganan material sedimen sekaligus mengantisipasi dampak lanjutan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Editor : Marjeni Rokcalva






