Ia memaparkan berbagai teknik efisien seperti hidroponik, vertikultur, hingga pemanfaatan polybag untuk menyulap pekarangan kantor dan rumah menjadi lahan produktif di tengah ancaman krisis iklim global.
"Pengeluaran rumah tangga untuk pemenuhan pangan cukup besar. Melalui urban farming, ASN dan masyarakat dapat menekan pengeluaran harian secara signifikan, sekaligus meningkatkan status gizi keluarga melalui konsumsi sayur sehat dari kebun sendiri," jelas Tedy.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan instruksi Sekda kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk memantau perkembangan tanaman secara berkala. Ke depan, gerakan "Petani Berdasi" diharapkan menjalar masif ke pekarangan warga, guna mewujudkan Payakumbuh sebagai kota yang mandiri pangan dan tangguh terhadap gejolak inflasi. (Do)
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Medio Agusta dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





