"Keberhasilan Posyandu tidak mungkin dicapai tanpa dedikasi para kader yang selama ini mengabdikan tenaga, waktu, dan pikirannya dengan penuh keikhlasan untuk melayani masyarakat," ujarnya.
Menurut Eni, keikutsertaan Posyandu dan kader dalam lomba bukan semata-mata untuk meraih prestasi, melainkan menjadi momentum evaluasi guna terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
"Kami percaya setiap masukan dari tim penilai akan menjadi bekal berharga dalam mewujudkan Posyandu yang semakin maju, mandiri, aktif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para peserta juga menyusun rencana program kerja Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan sebagai langkah memperkuat kelembagaan, meningkatkan sinergi lintas sektor, serta mengembangkan kompetensi kader secara berkelanjutan sehingga semakin banyak kader menguasai 25 keterampilan dasar Posyandu.
Editor : Medio Agusta






