Program Nagari Creative Hub Mulai Tunjukkan Dampak Nyata ke Masyarakat

Program Nagari Creative Hub Mulai Tunjukkan Dampak Nyata ke Masyarakat
Program Nagari Creative Hub Mulai Tunjukkan Dampak Nyata ke Masyarakat
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

“Kami terus belajar sambil berjalan. Mahasiswa KKN banyak membantu kami memahami cara melakukan live TikTok, mengelola pesanan hingga sistem pembayaran,” ujarnya.

Meski nilai penjualan daring belum terlalu besar, Elok Piko menilai proses tersebut merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem pemasaran digital di tingkat nagari.

Tantangan lainnya adalah pemenuhan berbagai persyaratan administrasi sebelum produk dapat dipasarkan melalui TikTok Shop, termasuk kepemilikan sertifikat halal. Setelah itu, pelaku UMKM juga masih memerlukan peningkatan kapasitas dalam mengelola pemasaran digital secara profesional.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
“Kami juga masih kekurangan host untuk live shopping. Anak-anak muda biasanya lebih cepat beradaptasi dengan teknologi dibandingkan kami, tapi sebagaian besar dari mereka itu pergi merantau atau tidak berada di kampung,” tambahnya.

Di luar pemasaran digital, sejumlah produk UMKM Nagari Pangian sebenarnya telah memiliki pasar yang cukup menjanjikan. Produk seperti minuman kesehatan serai-lemon-jahe dan rendang belut bahkan telah dipasarkan di salah satu pusat oleh-oleh di Kota Padang.

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH